80 Persen Hutan di Papua Pegunungan Masih Terjaga Baik
WAMENA, 26 SEPTEMBER 2026 — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI mengharapkan kawasan hutan di wilayah Papua Pegunungan...
WAMENA, 26 SEPTEMBER 2026 — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI mengharapkan kawasan hutan di wilayah Papua Pegunungan untuk terus dijaga dan dirawat keberadaannya untuk menjadi penyaring emisi gas karbon di Indonesia maupun dunia. Staf Ahli Meteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim Haruni Krinawati dalam keterangan tertulis di Wamena, Kamis, mengatakan kondisi hutan Papua Pegunungan sesuai data yang diperoleh masih terjaga dengan baik, kondisi ini harus dipertahankan. “Lebih dari 80 persen hutannya masih terjaga baik, kami berharap Papua Pegunungan menjadi provinsi yang menjadi benteng di dalam menjaga hutan tropis kita (Indonesia), sehingga dapat membantu menyaring emisi gas karbon,” katanya. Dengan keterlibatan langsung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan dan delapan pemerintah kabupaten (pemkab), lanjut dia, percepatan pembangunan dengan mengedepankan ekologis, ekonomi, dan sosial, tetap terjaga di daerah ini. “Kami berharap setiap pembangunan di Papua Pegunungan akan tetap menjaga ekologis, ekonomi, dan sosial, sehingga hutannya tetap terawat baik, percepatannya terus berjalan sehingga masyarakatnya dapat hidup sejahtera,” ujarnya. Dia menjelaskan setelah rencana kerja Sub Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 terbentuk maka Papua Pegunungan bisa menjadi champion dalam pengelolaan hutan secara lestari untuk mendapatkan dukungan-dukungan baik dari nasional maupun internasional. Pemerataan Akses Pembangunan Papua “Dengan telah adanya rencana kerja, maka dapat dipastikan dukungan-dukungan pusat maupun internasional akan datang ke Papua Pegunungan sebagai bagian dari mendukung pengelolaan hutan yang lebih baik ke depannya,” kata Haruni. Dia menambahkan Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 merupakan kegiatan yang sangat penting bagaimana menerjemahkan dan menghubungkan komitmen nasional Indonesia terhadap agenda iklim global dengan kebutuhan di Papua Pegunungan. “Kita tahu sektor kehutanan menjadi faktor utama dalam mendukung suksesnya program emisi Indonesia. Hampir 60 persen dari target pengurangan emisi gas rumah kaca dibebankan kepada sektor FOLU (sektor kehutanan dan penggunaan lahan) dan tentunya kerja sama dengan semua pihak tidak hanya pemerintah pusat, daerah Papua Pegunungan, pihak swasta, akademisi, kelompok masyarakat, serta media mendukung pencapaian target itu,” ujarnya. Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.
Westnoken.id