AHY Sebut Pembangunan Konektivitas Kunci Percepat Pertumbuhan Ekonomi Papua
JAYAPURA, 19 SEPTEMBER 2026 — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti...
JAYAPURA, 19 SEPTEMBER 2026 — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjamin pembangunan konektivitas menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat di Papua. "Keterhubungan antar wilayah diyakini dapat membuka akses ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat," kata AHY di Sentani, Kamis. Pihaknya akan memimpin rapat koordinasi pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang akan melibatkan para kepala daerah dari seluruh wilayah Papua. "Besok, Jumat (18/9) kami akan menggelar rapat koordinasi yang menghadirkan para pemimpin daerah, gubernur, wakil gubernur, serta bupati dan wali kota untuk membahas pembangunan infrastruktur dan konektivitas di wilayah Papua," kata AHY. Dia menjelaskan pembangunan Papua memerlukan perhatian khusus mengingat saat ini wilayah itu terdiri atas enam provinsi dan 42 kabupaten/kota yang memiliki tantangan geografis dan kebutuhan pembangunan yang beragam. Ia menerangkan, sebelumnya para gubernur dari wilayah Papua telah menyampaikan berbagai aspirasi kepada pemerintah pusat terkait kebutuhan pembangunan, mulai dari infrastruktur dasar hingga konektivitas antar wilayah. Pemerataan Akses Pembangunan Papua "Pemerintah pusat harus terus mengawal berbagai aspirasi yang disampaikan kepala daerah karena mereka merupakan representasi masyarakat Papua," kata AHY. Dia menambahkan pentingnya pembangunan jalan yang menghubungkan beberapa wilayah di Papua agar aktivitas ekonomi masyarakat semakin berkembang karena, akses jalan yang memadai akan memperkuat mobilitas masyarakat, memperluas peluang usaha, serta mendorong peningkatan daya beli masyarakat di berbagai daerah. "Sel ain itu, pentingnya penguatan konektivitas maritim dan transportasi udara di Papua. Hal itu dinilai strategis untuk menekan biaya logistik sekaligus memperlancar arus manusia dan barang, terutama ke wilayah-wilayah yang masih sulit dijangkau," kata AHY. Ia menerangkan, Papua harus terhubung bukan hanya melalui jalur darat, tetapi juga melalui sektor kemaritiman dan transportasi udara perintis agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik menjadi lebih baik Menko AHY mengaku akan memanfaatkan momentum rapat koordinasi untuk berdialog langsung dengan para kepala daerah untuk menyerap berbagai masukan sekaligus menyampaikan arahan terkait prioritas pembangunan infrastruktur di Papua. "Kami menjamin pemerintah berkomitmen menjamin Papua tidak tertinggal dibandingkan wilayah lain di Indonesia," katanya. Penguatan Pelayanan Dasar dan Ketahanan Wilayah Pembangunan infrastruktur yang merata tidak hanya bertujuan memperkuat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendukung stabilitas, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat. "Papua tidak boleh tertinggal. Pembangunan ekonomi dan infrastruktur merupakan bagian penting untuk menghadirkan kesejahteraan, keamanan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Papua," kata AHY. Kunjungan itu dikerjakan bersama Menteri Transmigrasi dan jajaran Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan di Tanah Papua.
Westnoken.id