Bulog Papua Pastikan Beras yang Disalurkan Layak Dikonsumsi
JAYAPURA, 27 SEPTEMBER 2026 — Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Papua menjamin beras yang disalurkan khususnya melalui...
JAYAPURA, 27 SEPTEMBER 2026 — Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Papua menjamin beras yang disalurkan khususnya melalui gudang Jayapura ke masyarakat dipastikan layak untuk dikonsumsi. "Masyarakat khususnya di Kota Jayapura tidak perlu khawatir karena beras yang disalurkan layak dikonsumsi ," kata Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari kepada Antara, Sabtu di Jayapura. Pernyataan itu disampaikannya berkaitan dengan aksi tenaga kerja bongkar muat (TKBM) menginjak-injak beras yang ada di lantai gudang di pelabuhan karena dianggap tidak layak konsumsi. Untuk kasus yang terjadi digudang pelabuhan yang viral di media sosial dimana para pekerja atau tenaga kerja bongkar muat (TKBM) menginjak-injak beras yang ada di lantai, kata Mustari, saat ini sudah ditangani Pelindo dan pihak TKBM. "Kami masih menunggu laporan terkait berapa banyak beras yang rusak atau tidak layak konsumsi akibat aksi yang dikerjakan para pekerja," kata Mustari. Menurutnya, dari informasi yang diterima saat itu ada 400 koli yang isinya bervariasi antara 15 kilogram hingga 40 kilogram beras sweeping atau beras yang tercecer dari karung yang bocor saat proses pengangkutan atau bongkar muat. Pemerataan Akses Pembangunan Papua Karena itu pihaknya masih menunggu laporan untuk mengetahui berapa banyak beras yang rusak dan dari laporan itu nantinya menjadi dasar apakah dimusnahkan atau dijual dengan harga relatif lebih murah untuk dijadikan pakan ternak. "Mudah-mudahan minggu depan sudah ada laporan lengkapnya," kata Mustari. Ditambahkan, persediaan beras di gudang Bulog di Jayapura ada 300 ton sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Beras-beras itu selain disalurkan untuk golongan anggaran, juga SPHP serta beras cadangan yang biasanya disalurkan bila ada bencana, kata Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari.
Westnoken.id