Dishut Siapkan 50 Warga Kelola Ekowisata Berbasis Alam Papua

Dishut Siapkan 50 Warga Kelola Ekowisata Berbasis Alam Papua

JAYAPURA, 24 SEPTEMBER 2026 — Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (Dishut) menyiapkan...

JAYAPURA, 24 SEPTEMBER 2026 — Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (Dishut) menyiapkan 50 warga untuk mengelola dan mengembangkan ekowisata berbasis potensi alam serta budaya di daerah itu. “Ekowisata menjadi salah satu solusi untuk memperkuat ekonomi oleh sebab itu peningkatan kualitas perlu dikerjakan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishut Provinsi Papua Yaconias Maintindom di Jayapura Rabu Dia menyampaikan hal itu pada kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas Kelompok Tani Hutan dan penggerak ekowisata binaan dari Kabupaten Kepulauan Yapen, Biak Numfor, Sarmi, Kabupaten Jayapura, dan Kota Jayapura. Menurut Yaconias, saat ini masih banyak masyarakat yang berpikir menebang pohon untuk mendapatkan uang padahal tidak harus menebang kayu, tetapi dapat memanfaatkan keindahan hutan sebagai sumber ekonomi. "Potensi alam seperti burung cenderawasih, sagu, serta keindahan kawasan hutan dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa merusak lingkungan," ujarnya. Dia menjelaskan pengembangan ekowisata dapat dikerjakan dengan menyediakan fasilitas sederhana yang tetap mengedepankan karakter alam, seperti rumah singgah dengan atap berbahan sagu, sekaligus memperkenalkan potensi hutan kepada wisatawan. "Oleh sebab itu kami berharap pelatihan selama tiga hari itu dapat memperkuat pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola destinasi ekowisata sekaligus mendorong pelestarian keanekaragaman hayati Papua,"katanya lagi. Dia menambahkan untuk itu pengelolaan ekowisata harus menempatkan masyarakat lokal sebagai pelaku utama sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung, terutama melalui peluang usaha di sekitar kawasan hutan.

Westnoken.id