Indonesia Tegaskan Komitmen Jaga Raja Ampat di Perhelatan IUCN
JAKARTA, 24 SEPTEMBER 2026 — Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo menjamin bahwa...
JAKARTA, 24 SEPTEMBER 2026 — Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo menjamin bahwa menjaga Raja Ampat yang memiliki arti strategis bagi Indonesia juga berarti menjaga salah satu jantung kehidupan laut dunia. Pernyataan itu disampaikannya saat Raja Ampat menjadi fokus pembahasan dalam “Raja Selamanya Alliance Dinner” yang digelar International Union for Conservation of Nature (IUCN) bersama Earthbar di New York, Amerika Serikat pada Senin (21/9). “Menjaga Raja Ampat bukan semata-mata menjaga destinasi wisata Indonesia, tetapi menjaga salah satu jantung kehidupan laut dunia. Indonesia memiliki tanggung jawab sekaligus kesempatan untuk menunjukkan bahwa konservasi alam dapat berjalan seiring dengan kesejahteraan masyarakat,” kata Indroyono melalui pernyataan KBRI di Washington yang diterima di Jakarta pada Rabu. Kegiatan itu mempertemukan beberapa diplomat, pemimpin konservasi, filantropis, serta organisasi internasional untuk memperkuat komitmen bersama menjaga Raja Ampat sebagai salah satu kawasan laut dengan kekayaan biodiversitas tertinggi di dunia. Dubes Indroyono menyampaikan bahwa saat ini pemerintah RI menyiapkan 13 taman nasional sebagai proyek percontohan menuju pengelolaan konservasi kelas dunia, termasuk Taman Nasional Raja Ampat. Pemerataan Akses Pembangunan Papua Terkait hal itu, kerja sama Indonesia dengan IUCN, Global Environment Facility (GEF), Conservation International, dunia filantropi, serta berbagai mitra internasional diarahkan agar konservasi tidak berhenti pada perlindungan satwa dan terumbu karang. Pada forum itu, Indonesia menjamin bahwa konservasi harus mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat Raja Ampat, mulai dari pengembangan perikanan lestari, pariwisata yang bertanggung jawab, penciptaan lapangan kerja hijau, pendidikan, hingga penguatan ekonomi lokal. Raja Ampat UNESCO Global Geopark memiliki luas sekitar 3,7 juta hektare yang mencakup laut, gugusan pulau, kawasan karst, hutan, serta bentang geologi yang memiliki nilai penting. Perairannya menjadi habitat bagi lebih dari 1.600 spesies ikan karang dan lebih dari 550 spesies terumbu karang, sehingga menjadikannya salah satu pusat biodiversitas laut terkaya di planet ini. Raja Ampat tidak ditempatkan semata sebagai tujuan wisata unggulan, tetapi merupakan amanah nasional sekaligus bagian dari kontribusi Indonesia terhadap upaya global menjaga lingkungan. Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.
Westnoken.id