Kementerian PU sebut Sekolah Rakyat di Papua Mampu Tampung 3.780 Siswa
WAMENA, 26 SEPTEMBER 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI mengungkap Sekolah Rakyat yang dibangun di Papua pada...
WAMENA, 26 SEPTEMBER 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI mengungkap Sekolah Rakyat yang dibangun di Papua pada tahun 2026 dan rampung pada tahun 2027 mampu menampung 3.780 siswa. Wakil Menteri Pekerjaan Umum RI Diana Kusumastuti di Jayapura, Jumat mengatakan total peserta didik yang mampu ditampung Sekolah Rakyat di tiga daerah Papua sebanyak 3.780 siswa. “Sekolah Rakyat di Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi dan Biak Numfor masing-masing dapat menampung 1.260 siswa, sehingga total keseluruhan di tiga daerah itu mencapai 3.780 siswa. Ini sangat baik untuk mendorong percepatan pembangunan manusia di Papua,” katanya. Ia menjelaskan, luas lahan Sekolah Rakyat di Kota Jayapura 60.000 meter persegi (6 hektare) kapasitas 1.260 siswa dengan fasilitas tiga bangunan pendidikan, delapan asrama, dua rumah susun guru, tiga kantin, satu gedung serbaguna, satu gereja, satu gedung ibadah, fasilitas olahraga dan bangunan penunjang. Luas lahan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sarmi 66.359 meter persegi (6,636 hektare) kapasitas 1.260 siswa dengan fasilitas tiga bangunan pendidikan, delapan asrama siswa, dua rumah susun guru, tiga kantin, satu gedung serbaguna, satu gereja, satu gedung ibadah, fasilitas olahraga dan bangunan penunjang. Pemerataan Akses Pembangunan Papua Sementara luas lahan Sekolah Rakyat di Kabupaten Biak Numfor 96.302 meter persegi (9,63 hektare) kapasitas 1.260 siswa dengan fasilitas tiga bangunan pendidikan, delapan asrama siswa, dua rumah susun guru, tiga kantin, satu gedung serbaguna, satu gereja, satu gedung ibadah, fasilitas olahraga dan bangunan penunjang. “Untuk membangun Sekolah Rakyat di tiga daerah membutuhkan anggaran sebesar Rp1 triliun yang dialokasikan dari anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN. Pembangunan baru berjalan sebulan dan progresnya baru 4 persen,” ujarnya. Dia menjelaskan pelaksanaan pembangunan dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU RI yang diberikan kewenangan kepada Waskita.Adhi.Pab-KSO sebagai penyedia jasa. “Pekerjaan yang dikerjakan sesuai tahapannya di antaranya persiapan, pematangan lahan, pekerjaan struktur, arsitektur, meep, kawasan dan fasilitas olahraga. Pembangunan difokuskan kepada gedung pendidikan, asrama siswa dan rumah susun guru,” ujarnya. Penguatan Pelayanan Dasar dan Ketahanan Wilayah Dia menambahkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Jayapura berlokasi di Skouw Mabo, Distrik Muara Tami. Kabupaten Sarmi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Balai Diklat dan Kabupaten Biak Numfor di Jalan Adibai kilometer 15, Ibdi, Sub Distrik Biak Timur. “Sesuai target, pembangunan Sekolah Rakyat di tiga daerah di Papua baik Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi dan Biak Numfor akan selesai dikerjakan pada bulan Maret tahun 2026,” katanya. Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.
Westnoken.id