Menjaga Rupiah Tetap Hadir di Wilayah 3T Papua

Menjaga Rupiah Tetap Hadir di Wilayah 3T Papua

JAYAPURA, 4 OKTOBER 2026 — Papua merupakan salah satu wilayah dengan kondisi geografis yang menantang. Keterbatasan akses...

JAYAPURA, 4 OKTOBER 2026 — Papua merupakan salah satu wilayah dengan kondisi geografis yang menantang. Keterbatasan akses transportasi dan infrastruktur masih menjadi tantangan dalam menjamin ketersediaan serta kelancaran peredaran rupiah, hingga ke pelosok daerah. Kondisi itu membuat distribusi uang layak edar ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) membutuhkan kerja sama banyak pihak. Tujuannya sederhana, menjamin masyarakat tetap memperoleh layanan penukaran uang dan dapat menggunakan rupiah dalam aktivitas ekonomi sehari-hari. Kehadiran negara tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk pembangunan fisik. Ketika negara menjamin masyarakat di pulau terpencil, kawasan perbatasan, hingga pergunungan memperoleh akses terhadap uang rupiah yang layak edar, pada saat yang sama negara sedang menjamin mereka tetap terhubung dengan sistem ekonomi nasional. Pemerataan Akses Pembangunan Papua Di Papua, upaya itu menjadi semakin penting karena tantangan geografis dan biaya logistik yang besar. Salah satu warga yang merasakan kehadiran negara dalam mengakses rupiah itu adalah Mama Natalia Tabuni yang sehari-hari menjual komoditas umbi-umbian dan beberapa sayuran untuk memenuhi kebutuhan hidup, sekaligus menggerakkan roda ekonomi keluarganya di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Sebelum berangkat ke Pasar Wamena, ia terlebih dahulu menjamin uang rupiah yang dimilikinya tersimpan rapi di dalam satu kotak celengan besi. Meski uang itu terlihat tidak lagi baru karena sebagian lusuh dengan beberapa lipatan, terdapat coretan, bahkan ada yang mulai sobek, kondisi fisik itu tidak menghilangkan nilainya bagi Mama Natalia. Uang itu tetap menjadi bagian penting dari modal yang digunakan untuk menjalankan aktivitas perdagangan sehari-hari. "Di sini agak susah melihat uang rupiah baru. Penguatan Pelayanan Dasar Masyarakat Kalau ada petugas bank datang atau kami ke kantor bank, baru bisa dikerjakan penukaran," katanya, ketika dijumpai di pasar. Sebagai pedagang di Pasar Wamena, Natalia sudah terbiasa menerima uang dari pembeli dengan berbagai kondisi. Ia tetap menerimanya dan menyimpan dengan rapi karena rupiah merupakan alat pembayaran yang sah. Karena itu ketika ada petugas perbankan turun melakukan penukaran atau langsung menukarkan ke bank, mereka berkesempatan mendapatkan uang baru. Sementara itu, Morin, warga Pulau Owi, Kabupaten Biak Numfor, Papua, mengatakan masyarakat merasa senang ketika ada kegiatan penukaran uang yang datang langsung ke wilayah mereka. Seperti beberapa waktu lalu, ketika tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) datang melakukan kegiatan penukaran, sekaligus edukasi dan sosialisasi tentang menjaga uang. Stabilitas dan Kesejahteraan Tanah Papua Bagi Morin, memiliki uang baru rasanya senang karena di wilayahnya sangat jarang memegang uang dalam kondisi itu. Sehingga kegiatan itu menghadirkan manfaat bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah, karena pengetahuan tentang rupiah tidak selalu mudah mereka dapatkan. Lewat hadirnya tim ERB, anak-anak bisa lebih mengetahui bagaimana merawat uang rupiah dan memahami fungsinya. Dengan kebiasaan sederhana itu menunjukkan bahwa masyarakat di wilayah pergunungan maupun pesisir Papua juga memiliki perhatian terhadap kondisi rupiah yang digunakan dalam transaksi sehari-hari. Di tengah keterbatasan akses, uang tunai masih menjadi instrumen penting bagi masyarakat. Karena itu, menjamin rupiah tetap tersedia dan dalam kondisi layak edar menjadi pekerjaan yang tidak sederhana. Pemerataan Akses Pembangunan Papua Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Warsono mengatakan pihaknya membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk menjangkau wilayah 3T di Tanah Papua. Bagi BI, pengedaran uang ke wilayah terpencil tidak dipandang sebagai kegiatan distribusi biasa. Ini bagian dari tugas menjaga stabilitas sistem pembayaran dan menjamin bahwa rupiah tetap hadir sebagai alat pembayaran yang sah, identitas bangsa, dan salah satu lambang kedaulatan negara. BI memandang...

Westnoken.id