Papua Tengah Salurkan Bantuan Sosial untuk 640 Lansia, Disabilitas, dan Anak Terlantar di Nabire
Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyalurkan bantuan sosial kepada 640 warga rentan di Kabupaten Nabire, termasuk lansia,...
Pemerintah Provinsi Papua Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Nabire. Kali ini, sebanyak 640 warga rentan menjadi penerima manfaat, terdiri dari lansia, penyandang disabilitas, dan anak terlantar. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah, Roni Misikmbo, menjelaskan bahwa bantuan sosial yang disalurkan tahun ini disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing kelompok penerima manfaat. Total penerima bansos terdiri dari 300 lansia, 100 penyandang disabilitas, dan 240 anak terlantar. Bagi kelompok lansia dan penyandang disabilitas, bantuan yang diberikan berupa bahan pangan. Setiap penerima mendapatkan beras sebanyak 5 kilogram, satu rak telur, serta susu. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi mereka sehari-hari. Sementara untuk anak-anak terlantar, bantuan difokuskan pada perlengkapan yang mendukung kehidupan mereka di panti atau asrama. Salah satu item penting yang disediakan adalah kasur, guna menunjang kenyamanan tidur serta kebutuhan dasar lain selama mereka tinggal di lembaga sosial tersebut. Penyaluran bansos ini diprioritaskan bagi mereka yang berada dalam panti atau lembaga sosial yang resmi. Untuk warga rentan yang tinggal di luar panti, penanganannya menjadi tanggung jawab Dinas Sosial Kabupaten Nabire, sehingga koordinasi antar lembaga tetap terjalin dengan baik. Setelah dilakukan penyerahan secara simbolis, petugas Dinas Sosial Papua Tengah melanjutkan distribusi ke berbagai panti asuhan di Kabupaten Nabire. Proses penyaluran mencakup beberapa titik, mulai dari wilayah Wanggar hingga kawasan pusat Kota Nabire. Bantuan sosial ini disalurkan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Dinas Sosial yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat rentan. Roni Misikmbo berharap, bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima. Dengan demikian, mereka yang membutuhkan pelayanan sosial dapat terbantu secara optimal sesuai kondisi dan situasi masing-masing. Penyaluran bansos ini juga menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kelompok masyarakat yang memerlukan perhatian khusus, sekaligus memperkuat upaya perlindungan sosial di Papua Tengah. Sumber ANTARA Papua Tengah
Westnoken.id