Pelatihan Rekam Medis Elektronik Dukung Rujukan Pasien Teluk Wondama
JAKARTA, 5 OKTOBER 2026 — TEP Universitas Indonesia melatih sekitar 20 tenaga kesehatan Teluk Wondama, Papua Barat,...
JAKARTA, 5 OKTOBER 2026 — TEP Universitas Indonesia melatih sekitar 20 tenaga kesehatan Teluk Wondama, Papua Barat, menggunakan rekam medis elektronik. Kegiatan tahap pertama diarahkan untuk memperbaiki pencatatan serta rujukan antarfasilitas di wilayah pesisir dan kepulauan. Tenaga kesehatan Puskesmas Windesi Siti Harlina menyampaikan bahwa materi relevan, tetapi penerapannya membutuhkan jaringan dan pendampingan. BPS 2025 mencatat 75 desa/kelurahan menerima sinyal 5G/4G/LTE, sementara dua tidak memiliki sinyal internet seluler. Keberlanjutan Data Pasien Ketua Tim 7 Trevino Aristarkus Pakasi menjelaskan bahwa catatan manual berisiko rusak, hilang, atau ganda. Pencatatan elektronik diharapkan membantu ketersediaan riwayat ketika pasien memerlukan layanan lanjutan. Secara nasional, SATUSEHAT RME diluncurkan pada 1 September 2026, dengan 42.337 fasilitas telah terintegrasi per 31 Juli 2026 menurut sumber. TEP UI merencanakan pelatihan lanjutan bagi kader kesehatan, termasuk di sekolah dan rumah ibadah, untuk memperluas jangkauan masyarakat. Sumber: ANTARA . Foto: dokumentasi pada artikel sumber.
Westnoken.id