Pemerintah Mimika Selenggarakan Pasar Murah Sambut HUT RI ke-81

Pemerintah Mimika Selenggarakan Pasar Murah Sambut HUT RI ke-81

Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar pasar murah untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga...

Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menyelenggarakan pasar murah sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pangan pokok yang berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Petrus Pali Amba, menegaskan bahwa gerakan pangan murah bukan hanya sebuah kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat secara memadai dan harga yang stabil. Menurut Petrus, stabilitas pasokan dan harga pangan menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya melakukan langkah strategis untuk mengendalikan inflasi, menjaga ketersediaan pangan, serta melindungi daya beli masyarakat setempat. Melalui pasar murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan pasar umum. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga pangan, terutama menjelang hari besar nasional seperti peringatan kemerdekaan. Petrus menambahkan bahwa kegiatan pasar murah juga merupakan bagian dari upaya jangka panjang dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Sinergi antara perangkat daerah, dunia usaha, distributor, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lain terus diperkuat agar pasokan pangan di Mimika tetap aman, lancar, dan terjaga. Selain itu, pemerintah mengajak masyarakat untuk mendorong pengembangan pangan lokal sebagai kekuatan daerah yang dapat menopang ketahanan pangan secara berkelanjutan. Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Mimika, Nyoman Dwitana, menyampaikan bahwa gerakan pangan murah ini juga bertujuan mengajak masyarakat secara mandiri menyiapkan kebutuhan pangan keluarga dengan cara yang mudah, murah, dan aman. Kegiatan ini dilaksanakan dengan kolaborasi berbagai dinas terkait dan mitra gerakan pangan murah. Dalam pasar murah tersebut, masyarakat mendapatkan akses kebutuhan pangan seperti beras, gula, telur ayam, daging ayam, sayur-sayuran, minyak goreng, dan berbagai bahan pangan lain dengan harga yang telah disubsidi oleh pemerintah daerah. Nyoman menambahkan bahwa kemudahan akses pangan ini diharapkan dapat menekan inflasi daerah sekaligus mendukung program pemerintah pusat dalam menurunkan angka stunting. Salah satu caranya adalah dengan memudahkan masyarakat mengakses pangan bergizi secara langsung. Selain pasar murah, pemerintah juga menyediakan kebun contoh bagi keluarga yang berisiko mengalami stunting sebagai upaya penyediaan pangan murah dan bergizi di tingkat keluarga. Sumber ANTARA Papua Tengah

Westnoken.id