Pemkab Jayawijaya Perkuat Layanan Kesehatan di RSUD Wamena

Pemkab Jayawijaya Perkuat Layanan Kesehatan di RSUD Wamena

WAMENA, 28 SEPTEMBER 2026 — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan memperkuat pelayanan kesehatan...

WAMENA, 28 SEPTEMBER 2026 — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat daerah setempat di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Wamena. Bupati Jayawijaya Atenius Murip meresmikan tiga ruangan yang digunakan untuk pelayanan anak seperti ruang pediatric intensive care unit (PICU), ruang perawatan kanak-kanak (RKK) dan loket pendaftaran rawat jalan yang berlaku untuk umum. Atenius Murip di Wamena, Jumat, mengatakan rumah sakit bukan hanya sekadar gedung tempat merawat orang sakit, melainkan sebuah pusat pelayanan kemanusiaan yang harus terus bertransformasi demi menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. “Kami menyambut baik adanya tiga fasilitas krusial ini bisa diresmikan sekaligus, di mana masing-masing ruangan ini memiliki peran strategis yaitu yang ruangan kanak-kanak (RKK),” katanya. Ia menjelaskan, RKK sebagai tempat perawatan bagi anak-anak yang memerlukan observasi, pengobatan atau pemulihan jangka pendek hingga panjang. “Ruangan ini juga diharapkan memiliki konsep ramah anak, seperti dinding penuh warna dan gambar kartun, untuk mengurangi rasa takut dan kecemasan anak selama dirawat,” ujarnya. Pemerataan Akses Pembangunan Papua Selanjutnya ruang PICU merupakan ruangan perawatan intensif khusus anak ini sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masa depan generasi penerus daerah. “Pemerintah menyadari bahwa penanganan medis darurat untuk anak-anak memerlukan fasilitas dan keahlian yang spesifik sehingga melalui keberadaan ruang PICU ini, diharapkan angka mortalitas pada pasien anak yang membutuhkan perawatan kritis dapat kita tekan semaksimal mungkin,” katanya. Dia menambahkan ketiga ruangan atau loket pelayanan baru. Perlu diingat bahwa wajah terdepan dari rumah sakit adalah pelayanan administrasinya sehingga diperlukan loket baru yang lebih representatif, nyaman, dan berbasis digital. “Pelayanan loket ini bertujuan untuk memangkas waktu tunggu, mengurai antrean, serta menghadirkan kenyamanan dan transparansi informasi bagi pasien Maupun keluarganya yang datang mencari kesembuhan,” ujarnya. Dia berpesan kepada seluruh manajemen dan tenaga kesehatan di RSUD Wamena bahwa gedung dan fasilitas yang modern tidak akan berarti banyak tanpa dibarengi dengan peningkatan perilaku atau attitude melalui pelayanan yang ramah, tulus dan responsive.

Westnoken.id