Pemkab Keerom Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Kampung Adat

Pemkab Keerom Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Kampung Adat

JAYAPURA, 28 SEPTEMBER 2026 — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom, Papua, mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis...

JAYAPURA, 28 SEPTEMBER 2026 — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom, Papua, mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis kampung dengan memperkuat peran masyarakat adat, kelompok tani dan pemerintah dalam mengoptimalkan potensi pertanian sesuai kondisi serta kearifan lokal. Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Keerom Daniel Yulianto di Jayapura, Sabtu, mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam membangun ketahanan pangan dari tingkat kampung melalui pemanfaatan lahan pertanian secara produktif dan berkelanjutan. "Pada Jumat (25/9) kami melakukan sosialisasi dan pembagian bibit serta penyerahan bantuan sosial kepada 60 petani kelompok merah putih di Kampung Wonorejo PIR IV, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom dimana ini sebagai salah satu upaya penguatan ketahanan pangan," katanya. Menurut Daniel, peningkatan produktivitas petani perlu berjalan seiring dengan penguatan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat adat dan kelompok tani. "Penguatan seperti ini penting dikerjakan agar para petani dapat lebih memahami lagi ketahanan pangan berbasis kampung," ujarnya. Dia menjelaskan apalagi tema yang diangkat yakni "Masyarakat Adat sebagai Penggerak Lumbung Desa untuk Pangan Berdaulat di Tanah Papua" di mana masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat program, tetapi juga harus terlibat aktif dalam mengelola lahan, memperkuat produksi dan menjaga keberlanjutan pangan di kampung. Pemerataan Akses Pembangunan Papua "Karena penguatan ketahanan pangan juga membutuhkan kesinambungan program dan pendampingan agar kelompok tani mampu mengembangkan usaha pertanian sesuai potensi wilayah masing-masing," katanya lagi. Dia menambahkan pemanfaatan bantuan pertanian harus dikerjakan secara tepat dan produktif sehingga dapat memperkuat hasil usaha tani sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang. "Kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh petani sehingga produksi pertanian meningkat dan pada akhirnya dapat mendukung kemandirian pangan masyarakat di Kabupaten Keerom," ujarnya.

Westnoken.id