Pemprov Papua Tengah Berikan Beasiswa untuk 35 Calon Dokter OAP

Pemprov Papua Tengah Berikan Beasiswa untuk 35 Calon Dokter OAP

Pemprov Papua Tengah berikan beasiswa pendidikan kedokteran bagi 35 calon dokter Orang Asli Papua untuk perkuat tenaga...

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengambil langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dengan mengalokasikan beasiswa pendidikan kedokteran bagi 35 calon dokter dari kalangan Orang Asli Papua (OAP). Program ini bertujuan memperkuat ketersediaan tenaga medis dan memastikan pemerataan akses layanan kesehatan hingga ke wilayah pelosok. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Papua Tengah, Kristianus Tebai, menyampaikan bahwa kuota beasiswa tersebut terbagi menjadi 20 untuk dokter umum dan dokter gigi, 10 untuk dokter spesialis, serta lima untuk dokter subspesialis. Hal ini sesuai dengan hasil pendataan kebutuhan tenaga dokter di wilayah tersebut. Calon penerima beasiswa diberikan kebebasan untuk mengikuti seleksi di perguruan tinggi negeri pilihan masing-masing. Beberapa universitas yang menjadi pilihan antara lain Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas Indonesia, dan Universitas Cenderawasih. Setelah dinyatakan lolos seleksi di perguruan tinggi, Dinas Kesehatan akan melakukan verifikasi atas status penerimaan peserta sebelum mengajukan pembiayaan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah. Proses ini memastikan bahwa data yang diajukan valid dan tepat sasaran. Program beasiswa ini merupakan salah satu prioritas Gubernur Papua Tengah untuk meningkatkan jumlah dokter OAP. Dengan demikian, diharapkan pelayanan kesehatan dapat merata hingga ke daerah-daerah yang sulit dijangkau, membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pelosok. Saat ini, sudah ada tiga dokter umum yang diterima dan tengah menempuh pendidikan di Universitas Cenderawasih melalui seleksi yang berlangsung pada periode Mei hingga Juli 2026. Seleksi berikutnya dijadwalkan pada bulan September mendatang. Kristianus juga mengimbau pemerintah di delapan kabupaten di Papua Tengah untuk turut serta dalam program kaderisasi dokter. Dukungan tersebut penting agar kebutuhan tenaga kesehatan di daerah dapat terpenuhi secara berkelanjutan dan tidak hanya mengandalkan bantuan dari provinsi. Menurutnya, wilayah Papua Tengah yang luas memerlukan upaya bersama agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil. Dengan program ini, diharapkan lebih banyak anak asli daerah yang terlahir sebagai dokter umum maupun spesialis. Sumber ANTARA Papua Tengah

Westnoken.id