Pendidikan Gratis Papua Tengah Jangkau 64.000 Pelajar dan Mahasiswa
NABIRE, 7 OKTOBER 2026 — Program pendidikan gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menjangkau...
NABIRE, 7 OKTOBER 2026 — Program pendidikan gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menjangkau lebih dari 64.000 pelajar dan mahasiswa pada tahun ini. Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa di Nabire, Senin, mengatakan program itu merupakan upaya pemerintah daerah menjamin keterbatasan biaya tidak menjadi hambatan bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan. “Pemprov Papua Tengah tahun ini membiayai lebih dari 58.000 siswa SMP, SMA, SMK, SLB, dan asrama sekolah dan sekitar 6.000 mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi di berbagai daerah,” katanya. Ia menjelaskan program pendidikan gratis itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat akses pendidikan sekaligus mengurangi risiko anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi. Ia menjelaskan pembiayaan juga mencakup sekolah-sekolah berasrama serta mahasiswa Papua Tengah yang menempuh pendidikan di luar negeri. Untuk mahasiswa di luar negeri, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar per tahun melalui skema hibah. Ia menjelaskan perluasan akses pendidikan juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas tenaga pendidik. Pemerataan Akses Pembangunan Papua Karena itu, pemerintah daerah menghadirkan dukungan sertifikasi kepada guru sekaligus tambahan insentif. “Selama 2 tahun ini kita juga membiayai 1.800 guru untuk mendapatkan sertifikat, sehingga guru bisa mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik dengan tambahan insentif,” katanya. Ia berharap seluruh program pendidikan yang disiapkan pemerintah daerah dapat dimanfaatkan secara optimal oleh siswa, mahasiswa, guru dan sekolah penerima manfaat. "Kami ingin anak-anak Papua Tengah tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kejujuran, integritas, dan semangat untuk terus maju," ujarnya. Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.
Westnoken.id