PLN Kembangkan Jaringan Listrik di Empat Kabupaten di Papua Tengah
PLN UP2K Papua Tengah melakukan perluasan jaringan listrik di Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Paniai, dan Nabire guna...
PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Papua Tengah tengah menyiapkan perluasan jaringan listrik di empat kabupaten, yaitu Dogiyai, Deiyai, Paniai, dan Nabire. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan menjangkau kampung-kampung yang selama ini belum menikmati layanan listrik. Menurut Tim Leader Perencanaan Listrik Desa PLN UP2K Papua Tengah, Viktori Bunga Bongga, perluasan jaringan listrik tersebut akan dilakukan dengan sistem grid. Sistem ini menghubungkan kabel dari jaringan listrik yang sudah ada ke kampung-kampung terpencil yang belum tersentuh listrik. Dengan penerapan sistem grid ini, PLN menargetkan dapat menjangkau sebanyak 2.283 calon pelanggan baru di empat kabupaten tersebut. Berbeda dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), sistem grid memanfaatkan jaringan distribusi listrik yang sudah tersedia sehingga dapat memperluas layanan secara efektif. Di wilayah Nabire, pengembangan jaringan listrik akan menggunakan pasokan dari Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang sudah beroperasi di sana. Sementara itu, wilayah Dogiyai, Deiyai, dan Paniai akan terhubung ke dalam satu sistem yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang berpusat di Deiyai. Viktori menambahkan, kampung-kampung yang berada di sekitar jaringan listrik yang ada namun belum mendapatkan layanan akan disambungkan kabelnya. Saat ini, material seperti tiang listrik, kabel, transformator, dan komponen pendukung lainnya sudah dalam proses pengadaan sehingga pembangunan jaringan diharapkan dapat dimulai tahun ini. Proyek ini menghadapi tantangan geografis yang cukup berat karena sebagian besar lokasi berada di daerah pegunungan dan pelosok. Dalam beberapa pekerjaan sebelumnya, tim PLN bahkan harus menyeberangkan tiang listrik secara manual melewati sungai karena tidak tersedianya akses jalan atau jembatan. Selain perluasan jaringan listrik di empat kabupaten tersebut, PLN juga menyiapkan pembangunan enam unit pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Distrik Jita, Kabupaten Mimika. Pembangunan ini ditujukan untuk memperluas akses listrik bagi tujuh kampung terpencil di wilayah tersebut dengan target melayani 1.136 calon pelanggan baru. Dengan realisasi seluruh proyek listrik desa pada tahun 2026, PLN memperkirakan rasio elektrifikasi di Papua Tengah akan meningkat dari 53,01 persen menjadi 53,9 persen. Sedangkan rasio elektrifikasi total di wilayah tersebut diproyeksikan naik dari 94,7 persen menjadi 95,5 persen. Sumber ANTARA Papua Tengah
Westnoken.id