Polres Nabire Amankan 62 Motor dalam Operasi Sikat Noken 2026

Polres Nabire Amankan 62 Motor dalam Operasi Sikat Noken 2026

Polres Nabire mengamankan 62 motor dalam Operasi Sikat Noken 2026 untuk menekan kejahatan pencurian kendaraan bermotor...

Kepolisian Resor (Polres) Nabire, Papua Tengah, mengamankan 62 unit sepeda motor dalam rangka Operasi Sikat Noken 2026 yang berlangsung sejak 25 Juli hingga 10 Agustus 2026. Operasi ini merupakan upaya intensif menekan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian dengan pemberatan di wilayah Kabupaten Nabire. Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menyampaikan bahwa dari total motor yang diamankan, sebanyak 45 merupakan motor matik dan 17 lainnya motor besar. Penindakan ini dilakukan berdasarkan laporan dan hasil penyelidikan selama operasi berlangsung. Selain mengamankan barang bukti berupa sepeda motor, Polres Nabire bersama Tim Khusus Polda Papua Tengah juga berhasil mengungkap delapan laporan polisi terkait tindak kejahatan. Dari pengungkapan tersebut, tujuh tersangka telah ditetapkan, termasuk dua anggota kelompok pelaku yang dikenal dengan sebutan Geng Kapak. Kelompok Geng Kapak ini dikenal melakukan pencurian dengan kekerasan dan menggunakan kapak saat beraksi. Mereka diduga terlibat dalam tiga kasus berbeda yang berhasil diungkap selama operasi berlangsung. Kapolres Nabire menambahkan bahwa hasil evaluasi operasi menunjukkan sebagian besar tindak kejahatan dipicu oleh kelalaian masyarakat. Contohnya adalah kebiasaan meninggalkan kunci kendaraan di motor, memarkir kendaraan di luar rumah pada malam hari, dan beraktivitas sendirian pada jam-jam rawan. Dengan status Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah, aktivitas masyarakat semakin meningkat sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas yang dapat merugikan warga. Selain itu, ditemukan pula beberapa kendaraan yang nomor rangka dan nomor mesinnya telah dikikis oleh pelaku, sehingga memerlukan proses pendalaman lebih lanjut guna mengidentifikasi pemilik aslinya. Kondisi ini menambah tantangan dalam pengembalian barang bukti kepada pemilik yang sah. Kapolres Nabire mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor agar segera melapor ke Polres Nabire. Hal ini bertujuan untuk mencocokkan data kendaraan dengan barang bukti yang sudah diamankan guna proses pengembalian. Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang memberikan informasi kepada kepolisian. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat terus dipertahankan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kabupaten Nabire dan sekitarnya. Sumber ANTARA Papua Tengah

Westnoken.id