Tim Ekspedisi Patriot Unhas Awali Misi dengan Memetakan Potensi Masyarakat Fakfak

Tim Ekspedisi Patriot Unhas Awali Misi dengan Memetakan Potensi Masyarakat Fakfak

Tim Ekspedisi Patriot Universitas Hasanuddin memulai ekspedisi dengan memetakan potensi dan kebutuhan masyarakat di...

Tim Ekspedisi Patriot (TEP) dari Universitas Hasanuddin memulai rangkaian kegiatannya dengan melakukan pemetaan potensi dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan bahwa setiap program yang akan dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat. Ketua Tim Ekspedisi Patriot Unhas, Abdullah Sanusi PhD, menyampaikan bahwa pendekatan ini sangat penting agar pengabdian yang diberikan tidak sekadar berdasarkan asumsi semata. Dengan memahami kondisi nyata di lapangan, program yang dirancang dapat memberikan dampak yang berkelanjutan dan relevan. Abdullah menambahkan, para anggota tim akan fokus pada berbagai aspek penting seperti potensi ekonomi masyarakat, komoditas unggulan daerah, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan kelembagaan ekonomi. Selain itu, pemanfaatan teknologi tepat guna dan peningkatan akses pasar juga menjadi perhatian utama dalam identifikasi kebutuhan warga Fakfak. Rekomendasi yang dihasilkan selama masa penugasan akan disusun secara komprehensif berdasarkan hasil identifikasi tersebut. Hal ini sejalan dengan tujuan Program Tim Ekspedisi Patriot 2026, yang diinisiasi oleh Kementerian Transmigrasi untuk mendorong perguruan tinggi agar berkontribusi dalam transformasi kawasan transmigrasi. Bagi Universitas Hasanuddin, kegiatan ekspedisi ini juga menjadi kesempatan berharga untuk menggabungkan pengetahuan akademik dengan kearifan lokal masyarakat Fakfak. Proses ini diharapkan dapat memperkaya perspektif para anggota tim dalam merancang solusi pembangunan yang tepat dan efektif. "Ekspedisi ini bukan hanya tentang apa yang bisa kami bawa dari kampus ke masyarakat, tetapi juga tentang belajar dari pengetahuan dan pengalaman masyarakat Fakfak," ujar Abdullah. Sementara itu, Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menyambut baik kehadiran Tim Ekspedisi Patriot. Ia berharap kehadiran tim dapat membantu pemerintah daerah dalam mengidentifikasi potensi serta tantangan yang dihadapi masyarakat setempat. "Pemerintah daerah akan mendukung sepenuhnya agar program yang dijalankan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi kampung dan masyarakat," tutur Bupati Samaun. Tim Ekspedisi Patriot Unhas yang berjumlah 120 anggota dan terbagi dalam 20 tim tiba di Fakfak pada Minggu, 2 Agustus 2026. Setelah kedatangan, mereka langsung mengikuti agenda koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Fakfak serta Tim Ekspedisi Patriot dari Universitas Padjadjaran (Unpad). Koordinasi ini membahas kesiapan pelaksanaan apel penyambutan dan sinkronisasi awal program dengan pemerintah daerah. Selanjutnya, apel penyambutan resmi dipimpin oleh Bupati Fakfak bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) setempat. Sumber ANTARA Papua Tengah

Westnoken.id