Tim Wasev Tinjau Progres Karya Bakti Skala Besar di Kabupaten Jayawijaya

Tim Wasev Tinjau Progres Karya Bakti Skala Besar di Kabupaten Jayawijaya

WAMENA, 27 SEPTEMBER 2026 — Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar (Mabes) TNI AD meninjau progres karya bakti...

WAMENA, 27 SEPTEMBER 2026 — Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar (Mabes) TNI AD meninjau progres karya bakti skala besar Kodam XVII/Cenderawasih yang dijalankan di wilayah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Kasad Bidang Perencanaan dan Administrasi Teritorial (Renminter) Mabes TNI AD Brigjen TNI Jamaluddin dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu menghadirkan apresiasi kepada seluruh prajurit dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan karya bakti skala besar. “Terima kasih kepada seluruh prajurit dan masyarakat yang telah juga berpartisipasi dalam program karya bakti skala besar di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya saat kunjungan didampingi Danrem 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi dan Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Ilham Datu Ramang. serta beberapa pejabat terkait. Ia menjelaskan, peninjauan itu bertujuan untuk menjamin progres pekerjaan berjalan sesuai rencana, sasaran serta standar teknis yang telah ditetapkan. “Selain itu, kegiatan itu juga menjadi bagian dari upaya mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya. Pemerataan Akses Pembangunan Papua Sementara itu Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Ilham Datu Ramang mengatakan bahwa Kodim 1702/Jayawijaya akan terus mendukung pelaksanaan karya bakti skala besar di wilayah Kabupaten Jayawijaya sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat dan mendukung pembangunan daerah. “Program karya bakti skala besar mencakup berbagai sasaran pembangunan fisik dan nonfisik yang dijalankan di beberapa wilayah Papua Pegunungan,” ujarnya. Dia menjelaskan untuk Kabupaten Jayawijaya sasaran fisik meliputi pembangunan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) dan pipanisasi, lima unit mandi, cuci, kakus (MCK), satu unit sekolah, 15 titik sumur bor serta empat unit jembatan. “Tim Wasev peninjauan langsung ke beberapa lokasi pembangunan di Kabupaten Jayawijaya di antaranya pembangunan jembatan dan MCK di Distrik Ibele, pembangunan MCK di Kampung Yaloaput, Distrik Wesaput serta pembangunan Jembatan Garuda di Kampung Minimo, Distrik Maima,” katanya. Dia menilai dalam pelaksanaan karya bakti skala besar beberapa kendala yang dihadapi antara lain kondisi keamanan, tingginya biaya material dan transportasi, keterbatasan suku cadang, serta kondisi geografis wilayah yang bebatuan sehingga mempengaruhi proses pengeboran sumur. “Berbagai upaya dikerjakan untuk mengatasi kendala itu di antaranya menyiapkan pengamanan bagi prajurit, melakukan pengadaan material dari Jayapura, mempercepat pengiriman suku cadang serta melaksanakan pendekatan kepada masyarakat melalui Babinsa,” katanya. Dia menambahkan sementara sasaran nonfisik meliputi penyediaan alat musik, pelayanan pengobatan bagi masyarakat, pembagian bahan pokok (bapok), donor darah, serta kegiatan Kuali Merah Putih.

Westnoken.id