TNI Temukan Kembali Caracal dan 17 Butir Amunisi di Maybrat, K3 Daewo Masih Dicari

TNI Temukan Kembali Caracal dan 17 Butir Amunisi di Maybrat, K3 Daewo Masih Dicari

Caracal dan 17 butir amunisi ditemukan di sekitar Goa Ayata, Maybrat, pada 16 Oktober 2026. Pencarian K3 Daewo masih...

MAYBRAT, 16 Oktober 2026 — Tim Gabungan TNI menemukan kembali satu pucuk senjata organik laras panjang Caracal beserta 17 butir amunisi di sekitar Goa/Tower Ayata, Maybrat, Jumat (16/10/2026), pukul 12.25 WIT. Menurut laporan Papuanewsonline.com, temuan dalam Operasi Badai Kasuari itu diperoleh setelah aparat menindaklanjuti informasi dari pemeriksaan tiga orang yang diamankan. Caracal tersebut dilaporkan merupakan salah satu dari dua senjata TNI yang dirampas dalam penyerangan Pos Sory pada 22 Maret 2026. Sumber menyebut senjata itu berada dalam penguasaan OPM Kodap IV Sorong Raya selama sekitar tujuh bulan, sementara senjata lainnya, K3 Daewo, masih dicari. Penelusuran Berawal dari Ayata Rangkaian operasi berlangsung sejak Rabu, 14 Oktober 2026, diawali penyergapan terhadap Zakarias Fatem di Kampung Ayata. Papuanewsonline.com menyebut Zakarias sebagai Wakil Panglima Kodap IV Sorong Raya. Pada Kamis (15/10), aparat mengamankan Anton Fatem, yang disebut sebagai Danyon Ayosami, serta Yesias Fatem, Danyon Mosata, di kawasan Aimasa. Keduanya dilaporkan mendatangi warga untuk meminta makanan setelah mengalami kekurangan pangan di hutan. Ketiga orang tersebut dilaporkan kooperatif saat diperiksa. Keterangan mereka menjadi petunjuk pencarian Caracal dan K3 Daewo yang hilang dalam insiden Pos Sory. Dua Sektor Pencarian Senjata Pencarian dimulai Jumat pukul 08.20 WIT dengan membagi tim ke dua sektor. Satu tim menuju Goa Ayata untuk mencari Caracal, sedangkan tim lainnya menyisir lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan K3 Daewo. Caracal ditemukan dalam keadaan terbungkus dan disembunyikan, bersama 17 butir amunisi, pada pukul 12.25 WIT. Penemuan itu dilaporkan berlangsung aman tanpa korban jiwa dan berkaitan dengan rangkaian kontak sebelumnya di Sungai Frambu, Maybrat, yang melibatkan Satgas Yonif 9 Marinir. K3 Daewo Masih dalam Pencarian Saat laporan sumber diterbitkan, penyisiran untuk menemukan K3 Daewo masih berlangsung di hutan Maybrat. Pangkoops TNI Habema, sebagaimana dilaporkan Papuanewsonline.com, menekankan pelaksanaan operasi yang terukur dengan mengutamakan keselamatan masyarakat. Poster: ilustrasi AI, bukan foto kejadian. Sumber: Papuanewsonline.com , 16 Oktober 2026.

Westnoken.id