Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

JAKARTA, 26 SEPTEMBER 2026 — Tokoh adat Papua mengecam penembakan tiga warga sipil di Distrik Muliama yang diduga...

JAKARTA, 26 SEPTEMBER 2026 — Tokoh adat Papua mengecam penembakan tiga warga sipil di Distrik Muliama yang diduga melibatkan kelompok bersenjata. Mereka menyerukan perlindungan masyarakat dan penguatan keamanan. Suara Dewata memuat tanggapan tersebut pada 25 September 2026. Laporan itu tidak merinci tanggal penembakan. Perlindungan dan Patroli Ondoafi Kampung Sabron Yaru, Nikodemus Yaboisembut, menilai kekerasan tersebut bertentangan dengan kemanusiaan. Ia mengajak tokoh adat menjaga hubungan masyarakat dengan pemerintah dalam pembangunan dan pelayanan. Ondoafi Kampung Kwadeware, Nikson Marweri, meminta kepolisian menambah patroli di wilayah yang membutuhkan. Ia juga mengajak masyarakat menjaga ketenteraman bersama. Imbauan bagi 67 Kampung Ketua Lembaga Masyarakat Adat Kabupaten Deiyai, Bernard Pekei, menyerukan dukungan terhadap program pemerintah pusat. Imbauannya ditujukan kepada masyarakat adat di 67 desa atau kampung. Bernard mengingatkan warga agar tidak terbawa isu dari luar daerah. Ia menolak pembunuhan, pemerkosaan, pemaksaan, serta tindakan yang melanggar hukum dan adat di Deiyai. Sumber: Suara Dewata .

Westnoken.id