UMKM Papua Bersiap Tembus Pasar Papua Nugini Melalui Border Trade Fair
JAYAPURA, 30 SEPTEMBER 2026 — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Border Trade...
JAYAPURA, 30 SEPTEMBER 2026 — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Border Trade Fair (BTF) Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG), yang dijadwalkan berlangsung 8-10 Oktober 2026, sebagai upaya memperluas peluang kerja sama ekonomi lintas negara. Kepala Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Papua Triwarno Purnomo di Jayapura, Selasa, mengatakan persiapan kegiatan itu dikerjakan bersama beberapa instansi terkait untuk menjamin pelaksanaannya berjalan sesuai rencana. “Pada pelaksanaan BTF akan dijadwalkan mulai 8-10 Oktober tentunya dengan melibatkan UMKM-UMKM lokal Papua sebagai pemeran utama kegiatan,” katanya. Menurut Triwarno, keterlibatan UMKM lokal di Papua ini merupakan hal yang penting untuk menghadirkan ruang bagi pelaku usaha Papua. "Para pelaku usaha dapat memperkenalkan produk sehingga membuka peluang pasar dalam kerja sama ekonomi Indonesia dan Papua Nugini," ujarnya. Dia menjelaskan bahwa persiapan BTF itu melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD), Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta Bea Cukai. Koordinasi itu mencakup kesiapan peserta dan berbagai kebutuhan dalam pelaksanaan kegiatan. "Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan BTF dapat berjalan optimal dan menghadirkan manfaat bagi pelaku UMKM serta kerja sama ekonomi RI-PNG," ucapnya. Dia menambahkan bahwa pihaknya berharap agenda BTF tidak hanya menjadi pertemuan antara pelaku usaha dari Indonesia dan Papua Nugini, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi dan produk unggulan Papua. “Kami berharap produk-produk lokal Papua lainnya dapat tampil dan dikenal lebih luas sehingga ada peluang untuk masuk ke pasar Papua Nugini,” ujarnya. Kirim Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.
Westnoken.id