Warga Muting Belajar Kemasan dan Pemasaran Berbantuan AI dari TEP UGM

Warga Muting Belajar Kemasan dan Pemasaran Berbantuan AI dari TEP UGM

JAKARTA, 9 OKTOBER 2026 — Tim Ekspedisi Patriot UGM mendampingi warga kawasan Muting, Merauke, dalam pengemasan serta...

JAKARTA, 9 OKTOBER 2026 — Tim Ekspedisi Patriot UGM mendampingi warga kawasan Muting, Merauke, dalam pengemasan serta pemasaran pangan olahan menggunakan teknologi AI. Pelatihan pada akhir September 2026 membantu usaha kue kering, keripik singkong, dan keripik rambak yang masih memiliki keterbatasan pemasaran. Ketua bidang digitalisasi Faiz Zamzami menjelaskan bahwa daya saing mencakup kemampuan memperkenalkan produk kepada konsumen. Tiga materi utama meliputi identitas dan kemasan, aspek teknis pengemasan, serta AI sebagai alat bantu promosi. Pendampingan Produk Lokal Peserta mempelajari keamanan pangan, informasi produk, penyimpanan, dan penentuan masa kedaluwarsa, lalu mempraktikkan Gemini untuk ide promosi serta poster. Pemateri Romanus Hadyanto mengingatkan hasil AI perlu diperiksa agar sesuai kondisi produk, sementara Digipangan.id dikembangkan sebagai sarana pemasaran. Kementrans menempatkan sekitar 1.200 peserta dalam sekitar 200 tim di 10 kawasan Papua pada Agustus 2026. Secara nasional, 1.476 peserta dalam 246 tim bertugas di 53 kawasan; evaluasi terhadap 246 program dilakukan September agar pendampingan sesuai kebutuhan warga. Sumber: ANTARA . Foto: dokumentasi pada artikel sumber.

Westnoken.id