Yonif 511/DY Evakuasi Dua Korban Selamat Serangan KKB di Tolikara

Yonif 511/DY Evakuasi Dua Korban Selamat Serangan KKB di Tolikara

Yonif 511/DY berhasil mengevakuasi dua korban selamat dari serangan KKB di Tolikara, Papua Pegunungan. Empat orang...

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif 511/DY berhasil melakukan evakuasi terhadap dua orang yang selamat dari serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di sekitar jalan Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Serangan yang terjadi pada Minggu malam (2/8) menyebabkan empat korban meninggal dunia, yaitu Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Barengga, dan Alfons. Aksi penyerangan tersebut menimpa para pekerja proyek jalan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wamena. Komandan Satgas Pamtas Yonif 511/DY, Letnan Kolonel Infanteri Amar Supratman, menyampaikan bahwa evakuasi korban dilakukan bersama aparat keamanan lain seperti Satgas Yonif 136/TS, Satgas Operasi Damai Cartenz, Koramil Illu, dan Polsek Illu. Mereka melakukan pengawalan ketat dalam operasi penyelamatan tersebut. Dalam proses evakuasi, tiga korban berhasil dievakuasi, satu di antaranya meninggal dunia dan dua lainnya selamat. Ketiganya diserahkan kepada Polsek Illu dan Pemerintah Kabupaten Tolikara setelah evakuasi dilakukan di dua titik berbeda yang berjarak sekitar 400 meter. Pada Senin (3/8), dua tim evakuasi yang dipimpin oleh Letnan Dua Infanteri Arif Reskianto langsung bergerak menuju lokasi bersama dengan aparat keamanan lainnya. Sebelum memasuki lokasi, dilakukan identifikasi sasaran melalui komunikasi dengan korban yang selamat. Sekitar pukul 01.26 WIT, tim evakuasi tiba dan berhasil membawa tiga pekerja dari lokasi. Korban yang meninggal dunia adalah Alfons Defonsius Reyaan (53), sementara dua korban selamat adalah Joel Jeriko Marathon Diora Naibaho (36) dan Supredo Ulipili (56). Setelah proses evakuasi selesai, jenazah dan korban selamat diserahkan kepada Polsek Illu dan tim evakuasi dari Pemerintah Kabupaten Tolikara. Seluruh kegiatan berjalan dengan aman dan lancar tanpa hambatan. Penembakan terhadap warga sipil di Distrik Kanggime tersebut dilakukan oleh kelompok KKB yang dipimpin oleh Serius Wanimbo, yang dikenal dengan berbagai alias seperti Joni Wanimbo, Botak Wanimbo, Rambo Botak, Rambo Tolikara, dan Mayuwara Jinggagok. Kelompok ini juga berafiliasi dengan kelompok Tetanus Enumbi. Mereka menyerang para karyawan PT Sultan Harauli Jaya (SHJ) yang sedang mengerjakan proyek jalan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wamena Unit Pelaksana Teknis di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum. Sumber ANTARA Papua Tengah

Westnoken.id